PURUK CAHU.MAN-Kalangan DPRD Kabupaten Murung Raya,pertanyakan ke Dinas badan instansi terkait, Untuk segera mengambil langkah kebijakan dalam pembuatan slogan Turab atau gorong gorong
pada ruas jalan pelita mayong, yang mana jalan tersebut terdapat tanah longsor di sepanjang jalan pada musim penghujan
sehingga berdampak licin dan eskrim, yang mengancam bagi keselamatan warga masyarakat yang melintas
Dan yang tidak menutup kemungkinan bisa berujung naas, bagi warga masyarakat yang sedang melintas di jalan tersebut sangat licin dan berlumpur.Minggu-21-April 2024.
Adapun menurut keterangan dari beberapa warga setempat akibat tanah longsor yang terbawa hujan membuat ruas jalan susah untuk di lewati terutama kendaraan roda dua apalagi bagi warga yang belum pernah melintas jalan tersebut sebelum nya”Kata Bebie Anggota Komisi II DPRD Mura
Maka dari itu bisa saja terjadi musibah yang di sebabkan jalan licin dan berlumpur dan yang paling mengkhawatirkan lagi pada saat berkendara roda dua dan roda empat saat melintas jalan tersebut Rem tidak tidak bisa di fungsikan Karena licin
Sementara ini lumpur yang terbawa arus Air hujan dari tebing di pinggir jalan masuk ke ruas jalan sehingga hampir di sepanjang jalan pelita Mayong terkubur lumpur”Ucapnya
Dengan penuh harapan Bebie berharap akan segera di tangani pihak terkait masalah jalan lingkungan masyarakat pungkasnya oleh sebab itulah dari pihak Anggota Komisi II DPRD kabupaten Murung Raya, Bebie. S. Sos.,S.H.,M.M., sangat setuju, terkait adanya usulan yang disampaikan oleh pihak masyarakat
Agar pihak pemerintah daerah kabupaten Murung Raya, bisa segera di bangun gorong gorong/slogan gut/turab, demi mencegah masuknya tanah berlumpur ke dalam Ruas jalan tersebut, dan yang paling utama Untuk keselamatan Pengguna jalan dan umum.
Kami Konfirmasi melalui WA Paulus Karya Manginte, ST. MT. kepala Dinas PUPR. Murung Raya, dalam konfirmasi kami Selamat malam Pak Kadis. Terkait dengan beberapa media. Kami Sekaligus konfirmasi dengan bapak. Sampai sejauh mana penanganan dari pengawasan dari pihak dinas (Pekerjaan umum dan penataan ruang) MURA. Sampai sampai diduga kurang pengawasan dan Warga ke kotak sangat was-was melintas jalan licin,
dari balasan Kepala dinas PUPR Mura bapak Paulus. Saya sudah Menginstruksi Kabid Bina marga Besok, untuk Segera disiasati dan dilakukan peninjauan jalan juga korban dan segera menyiapkan pembersihan jalan dari tumpukan tanah hasil longsor jelasnya (Efn)